el pe ge
jika kedua pundakmu terpikul sebiah amanah,maka embanlah ia seperti halnya kau mengemban seorang bayi,karna jika kau emban seorang bayi itu,maka kau akan berhati-hati dalam bertindak dan melangkah.wajah polosnya yang melukiskan kedamaian,begitu enggan kau lepaskan dan hatimupunakan ikhlas mengembannya.
sebaliknya,jangan pernah kau anggap amanah itu,layaknya kau mengemban sebuah kapas.kau akan bertindak sesukamu karna tak sedikitpun kau rasakan beban di pundakmu.kapas yag halus nan ringan namun besar maknanya,laksana satu tangga DNA yang bisa menentukan kau kah anak orangtuamu,yang fatal bila ia rusak.maka barulah kau menyesal setelah kapas itu hilang karna jatuh,karna kau tak tahu dimana ia terjatuh.Namun,bila kapas itu kau pegang erat sampai titik habis amanatmu,maka saksikanlah kapas itu terbang bersinar menjelma bintang di langit cerah menerangi dan menjadi saksi atas pelantikanmu.
Karya :Entin Puska Dara
Tertegun dalam lamunan dan khayalan diterik mentari Yang seolah-olah membakar sunyi AKU…..TERSADAR Berfikir sejenak didalam otakku Tertahan penuh kasih dan pengharapan dalam hati, Terlihat jelas,tak maya,didalam mataku…seonggoh kalimat… KAMPUNG ALIYAH Unit tercintaku Disini kumenaklukan semua waktu Disini kutau akan sesuatu Disini kuyakin terjamin kemajuan di diriku Disini….tlah terbentuk kedewasaan Kepemimpinanku….dan disini…. Jalan menemouh segala pengharapan Demi mencapai karunia, Demi ridho ilahiku Keiklasan orang-orang cinta sejatiku Yang tak akn pernah pupus… Yang selalu berdoa tulus dan suci, Untuk kelancaran…dan… Kegigihanku… Hanya disini…
